Merawat Diri Saat Stress Melanda

Overhead view of a stressed woman working at a desk with a laptop, phone, and notebooks.

Stress sering datang tanpa terduga entah itu tugas, kerjaan, atau drama hidup yang bikin pusing. Rasanya gampang banget kewalahan. Jujur rasanya pengen berhenti sejenak dari segala hal yang bikin kita stress.

Stres pada dasarnya adalah alarm tubuh kita. Pikiran overthinking, badan menegang kalau dibiarkan terlalu lama, ya wajar aja kalau akhirnya kita kecapekan secara emosional dan fisik. Perawatan diri bisa sesederhana rutinitas simple yang bikin kita tetap “grounding”. Nggak usah nunggu perubahan besar. Mulai dari hal-hal kecil ini

  1. Tarik napas dalam-dalam

    Bernapas dalam-dalam memperlambat detak jantung dan menenangkan pikiran. Cobalah menarik napas perlahan selama empat detik, tahan selama empat detik, lalu embuskan napas selama enam detik. Ulangi beberapa kali dan rasakan perbedaannya.

    2. Pecah tugas besar mejadi kecil

    Tetapkan tujuan-tujuan kecil. Ketika stres menumpuk, tugas-tugas besar bisa terasa mustahil. Pecahkan semuanya menjadi bagian-bagian kecil. Setiap selesai satu tujuan, kasih dirimu rewards atau pujian. Merayakan setiap kemenangan kecil bisa sangat berarti!

    3. Digital detox

    Lepaskan diri sejenak dari sosial media dan notifikasi yang dapat menambah stres. Cobalah detoks digital singkat, meskipun hanya 1 jam  untuk menenangkan diri.

    4. Jurnaling

    Tuliskan pikiran Anda dalam jurnal. Menuliskan apa yang ada di pikiran Anda dapat membersihkan kekacauan mental dan membantu Anda menemukan pola dalam stres Anda.

    5. Berani bilang “Tidak”

    Kamu nggak harus selalu available untuk semua orang. Lindungi energi dengan batasan yang sehat dan tanpa rasa bersalah. Berani katakan tidak tanpa rasa bersalah.Tidak apa-apa untuk melewatkan hal-hal yang menguras tenaga Anda.

    Kesimpulan

    Ingat, perawatan diri bukan berarti egois. Justru dengan menjaga diri, kamu jadi punya energi lebih buat orang-orang dan hal-hal yang kamu sayangi. Jika stress terasas terlau berat, mencari bantuan bukan tanda kita lemah. Kamu bisa ngobrol dengan sahabat,  keluarga, atau minta dukungan profesional seperti psikolog. Percayalah kamu nggak sendirian!